Jahit kawat (saddle stitching) adalah metode penjilidan paling umum untuk booklet, majalah tipis, dan buku tulis. Tapi begitu volume produksi naik, pertanyaannya bukan lagi "jahit kawat atau lem", melainkan: single head atau double head?
Cara kerja mesin jahit kawat
Mesin ini menyatukan lembaran kertas menggunakan kawat melalui kepala penjahit (biasanya kepala Hohner untuk hasil yang stabil dan presisi), dengan dua metode: saddle stitching (kawat di tengah lipatan) dan side stitching (kawat di sisi kertas).
Single head vs double head
Single head menjahit satu titik dalam satu waktu — cocok untuk percetakan dengan volume rendah hingga menengah, atau booklet dengan jumlah titik jahit yang fleksibel per halaman.
Double head memiliki dua kepala penjahit dengan jarak yang bisa diatur (umumnya antara 4-11cm), menjahit dua titik sekaligus dalam satu gerakan. Ini secara signifikan mempercepat proses untuk produksi volume tinggi seperti majalah dengan oplah besar.
Kapan memilih yang mana
Jika pesanan Anda didominasi booklet satu-dua eksemplar dengan spesifikasi bervariasi, single head sudah cukup dan lebih ekonomis. Jika Anda rutin mencetak majalah atau booklet dengan oplah besar dan spesifikasi seragam, double head akan menghemat waktu produksi secara signifikan dalam jangka panjang.